Posisi yang Tepat saat Membaca Buku

Di antara hal-hal yang menyangkut aktivitas membaca buku, apa yang paling luput dari perhatian Anda? Posisi membaca?

Well, disadari atau tidak, kita sering mengambil posisi yang kurang tepat manakala membaca buku. Kita mengambil posisi semau kita. Bagaimana pun posisi itu, yang pasti, menurut kita, posisi itu merupakan posisi yang PW alias yang paling wenak.

Kadang, kita membaca buku sembari tengkurap di tempat tidur. Kadang pula, kita membaca buku sembari duduk santai di bawah pohon. Atau, kita berbaring di rerumputan sambil membaca buku.

Yang perlu Anda ketahui, posisi yang kurang tepat merupakan salah satu faktor yang menyebabkan Anda cepat lelah dan pusing saat membaca buku. Dalam konteks ini, posisi membaca merupakan faktor yang penting yang turut memengaruhi efektifitas kegiatan membaca Anda. Posisi yang tepat tidak mengganggu aktivitas membaca Anda. Sebaliknya, posisi yang salah atau kurang tepat senantiasa mengganggu aktivitas membaca Anda.

Pertanyaannya, bagaimana posisi yang tepat dan posisi yang salah dalam membaca buku? Berdasarkan patokan apa kita dapat menentukan tepat dan tidak tepatnya posisi membaca tertentu?

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas, berikut ini penulis jabarkan penjelasannya secara lengkap. Untuk itu, jangan beranjak ke mana-mana, terus simak artikel ini. Dan, temukan manfaat di dalamnya.

Sekarang, mari kita mulai dengan patokan yang digunakan untuk menentukan tepat atau tidak tepatnya posisi membaca tertentu. Lantas, apakah patokan itu? Ia adalah ergonomika.

Ergonomika

Dalam situs wikipedia.org, dijelaskan bahwa ergonomika adalah disiplin ilmu yang mempelajari disain peralatan yang cocok digunakan oleh manusia sesuai dengan postur tubuhnya dan kemampuan berpikirnya. Sementara itu, masih di situs yang sama, Asosiasi Ergonomika Internasional (The International Ergonomics Association) mendefinisikan ergonomika sebagai berikut:

Ergonomics (or human factors) is the scientific discipline concerned with the understanding of interactions among humans and other elements of a system, and the profession that applies theory, principles, data and methods to design in order to optimize human well-being and overall system performance.”

Ergonomika (atau faktor-faktor manusia) adalah disiplin ilmiah yang berfokus pada pemahaman terhadap interaksi antara manusia dengan elemen-elemen lain dalam suatu sistem, serta profesi dengan menerapkan teori, prinsip, data, dan metode ke dalam perancangan untuk mengoptimalkan sistem agar sesuai dengan kebutuhan, kelemahan, dan keteramilan manusia.

Berdasarkan definisi di atas, kita tahu bahwa ergonomika merupakan disiplin yang mempelajari manusia sebagai bagian dari suatu sistem, yang mencakup kajian mengenai karakter fisik dan non-fisik manusia, serta keterbatasan dan kemampuannya. Tujuan kajian ini yaitu untuk merancang sistem yang efektif, efisien, aman, nyaman, dan sehat untuk manusia.

Posisi yang ergonomis

Nah, setelah mengetahui definisi dan tujuan ergonomika, kita pun paham bahwa posisi yang tepat dalam membaca buku adalah posisi yang ergonomis. Maksudnya yaitu, posisi yang sesuai dengan kaidah-kaidah ergonomika. Ini artinya, posisi tersebut disesuaikan dengan kondisi fisik alamiah kita sedemikian sehingga tidak membawa dampak yang negatif bagi tubuh kita sendiri.

Lantas, apa sajakah posisi yang ergonomis dalam membaca buku? Berikut ini penjabaran selengkapnya.

Jarak mata dengan tulisan

Secara ergonomis, jarak yang ideal antara mata dengan tulisan saat membaca buku yaitu 25-30 cm. Dengan jarak ini, mata Anda dapat membaca tulisan yang terdapat di dalam buku dengan mudah. Lensa mata tidak perlu berkontraksi terlalu keras untuk dapat membaca tulisan tersebut.

Sebaliknya, jarak yang kurang dari atau lebih dari 30 cm membuat mata Anda bekerja dengan lebih keras. Hal itu membuat mata mudah lelah.

Pencahayaan

Pencahayaan yang ideal saat membaca buku yaitu ketika cahaya diarahkan ke tulisan yang sedang Anda baca. Mengapa? Dengan begitu, Anda dapat membacanya dengan mudah karena tulisan terlihat jelas.

Bagaimana jika cahaya diarahkan ke wajah? Wah, tentu saja hal itu akan membuat mata Anda silau dan kepala Anda pusing. Jika tidak percaya, coba saja di rumah saat Anda membaca buku.

Hampir sama dampaknya dengan mengarahkan cahaya ke wajah, demikian pula saat pencahayaan kurang saat Anda membaca buku. Hal itu membuat mata Anda berusaha keras untuk dapat membaca tulisan yang terdapat di dalam buku yang sedang Anda baca. Nah, pada ujungnya, hal ini membuat mata lelah.

Leher dan punggung

Posisi leher dan punggung yang ergonomis saat membaca buku yaitu tegak lurus, tidak miring ke kiri atau pun kanan serta tidak membungkuk (punggungnya) dan tidak pula menekuk (lehernya).

Bagi penulis sendiri, posisi leher yang menekuk saat membaca buku membuat leher mudah pegal dan kepala pusing. Sementara itu, posisi punggung yang bungkuk membuat punggung mudah lelah dan timbul sensasi sakit di area perut.

Sudut baca

Menurut spesialis mata, sudut yang tepat saat membaca buku yaitu 60’. Sudut ini terbentuk dari jarak antara mata dengan tulisan dan garis lurus (horizontal) yang terbentuk antara mata dengan titik di depan mata, sebagaimana terlihat pada gambar di samping.

Tips Membaca dengan Posisi yang Tepat

Setelah mengetahui berbagai posisi ergonomis dalam membaca buku sebagaimana dijelaskan di atas, sekarang saatnya untuk mencari cara mengatur posisi baca kita sedemikian sehingga memenuhi syarat ergonomis di atas.

Nah, berikut ini penulis jabarkan beberapa tips yang dapat Anda terapkan untuk mendapatkan posisi baca yang ergonomis.

Atur tempat duduk

Atur tempat duduk Anda sedemikian sehingga memenuhi syarat ergonomis baca, yakni jarak antara mata dan tulisan tidak lebih dan tidak kurang dari 25-30 cm, serta sudut baca tepat 60’. Selain itu, atur pula tempat duduk Anda sedemikian sehingga Anda dapat membaca dengan punggung dan leher lurus vertikal.

Caranya, pilihlah kursi yang beberpa centimeter lebih tinggi daripada meja. Letakkan buku yang Anda baca di atas meja tersebut dengan posisi berbaring (bukan berdiri). Tetapi, dnegan posisi seperti ini, Anda tidak akan mendapatkan sudut baca sebesar 60’. Atau, jika Anda memaksa mendapatkan sudut baca 60’, maka terpaksa leher Anda harus sedikit tertekuk.

Untuk mengatasi masalah di atas, gunakan alat bantu, yakni penyangga buku (bookstand) seperti pada gambar di samping.

Dengan mengguanakan penyangga buku seperti di samping, maka Anda bisa mendapatkan sudut pandang 60’ tanpa harus menekuk leher.

Atur pencahayaan

Aturlah pencahayaan sedemikian sehingga cahaya yang datang jatuh tepat di atashalaman yang sedang anda baca.

Untuk lebih jelasnya mengenai pencahayaan ini, Anda dapat membaca artikel penulis yang berjudul Mendadak Ngantuk saat Baca Buku? Ini Dia Fakta dan Solusinya! Di dalam artikel itu, dijelaskan secara detail pencahayaan yang ideal dan ergonomis dalam membaca buku.

Luruskan punggung dan leher

Saat Anda membaca buku di taman atau kereta commuterline, yang dengan demikian Anda tidak dapat menggunakan meja untuk menaruh buku Anda, Anda masih bisa memperoleh posisi baca yang ergonomis.

Caranya yaitu angkat buku Anda dengan satu tangan sedemikian sehingga jarak antara tulisan dengan mata Anda adalah 25-30 cm, serta sudut pandang (gaze angle) yang terbentuk tepat 60’. Ingat bahwa Anda harus memperoleh posisi ini dengan punggung dan leher Anda tetap tegak lurus.

Sementara itu, gunakan tangan yang lain untuk menyangga tangan satunya seperti gambar di samping.

Demikianlah beberapa posisi baca yang ergonomis yang dapat penulis jelaskan kepada Anda. dengan menerpakan posisi-posisi di atas, aktivitas membaca Anda menjadi lebih efektif dan efisien. Dengan demikian, Anda dapat memperoleh pemahaman yang mendalam atas buku yang anda baca dalam waktu yang singkat.

Sekarang, sudah siapkah Anda merubah kebiasaan membukukkan badan saat membaca buku dengan kebiasaan membaca yang lebih sehat? Jangan lupa untuk memberikan komentar, ya. Dan, jangan lupa untuk bergabung dengan Aquariusnote. Di sana, Anda akan menemukan banyak sekali manfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *